Jumat, 10 Mei 2013

Mengungkap Sisi Lain dari Kecoa

Hewan kotor, paling dikakuti manusia karena faktor ”jijik” terutama pada kaum wanita, sering kali manusia menganggap mahkluk yang satu ini hanya sebagai ”pengganggu”, tetapai alangkah baiknya jika kita juka melihatSisi Lain dari makhluk ini tentunya hal-hal yang bisa mengejutkan anda, bahwa setiap mahkluk selalu mempunyai kebihan tersendiri... Makhluk yang satu ini memiliki berbagai keunggulan unik yang tak dimiliki mahkluk lain. Mahkluk ini diperkirakan sudah ada sejak 300juta tahun yang lalu, bahkan sebelum Dinosaurus ada (Dinosaurus diperkirakan adasekitar 65 juta tahun yang lalu). Ketika Dinosaurus musnah mahkluk satu ini tetap bertahan hidup, hingga kini. Para ahli bahkan memperkirakan, jika terjadi bencana atom di muka bumi, mahkluk ini kemungkinan dapat bertahan hidup. Mengejutkan bukan?? This Is Kecoa. Sistem Motorik Pada Kecoa Salah satu yang menarik perhatian para peneliti, adalah sistem saraf motorik kecoa. Sejak lama diketahui, binatang yang dianggaphina dan cuma menjadi pengganggu manusiaitu, memiliki kecepatan reaksi amat mengagumkan, untuk meloloskan diri dari bahaya. Rahasianya terletak pada sistem sarafdan sistem gerak motorik kecoa. Serangga ini,dalam sejarah evolusinya yang panjang, mengembangkan dua sistem senso-motorik yang independen. Dalam arti, keduanya dapat berfungsi berbarengan, atau juga berfungsi masing-masing tanpa tergantung sistem yanglain. Sistem senso-motorik yang pertama berada dibagian kepala, dengan dua antena yang berfungsi sebagai penala getaran. Dan yang kedua di bagian kaki belakang yang menerus ke bagian perut, dengan rambut-rambut halus, yang juga berfungsi serupa antena. Penelitian Prof. Christopher Comer, ahli saraf dari Universitas Illinois di Chicago AS, menunjukan kecepatan lari kecoa sebetulnya tidak mengagumkan, yakni hanya sekitar limakilometer per jam. Tapi yang sangat mengagumkan, adalah kecepatan reaksi sistem senso-motorikny ­a dalam menanggapirangsangan dari luar. Jika sistem penala getaran di kaki belakang atau antena di kepala mendapat rangsangan tiba-tiba, reaksinya terjadi hanya dalam waktu 15 sampai 20 milidetik. Atau lebih cepat dari kedipan mata, kecoa sudah lari dan menghilang di bawah lemari atau meja. Bandingkan dengan kecepatan reaksi otak manusia, yang memerlukan waktu sekitar 200 milidetik, untuk menanggapi rangsangandari luar. Dengan kecepatan reaksi terhadap rangsangan yang luar biasa ini, sudah mencukupi bagi kecoa yang memiliki kecepatan lari hanya lima kilometer per jam, untuk dapat melepaskan diri dari segala bahaya. Yang juga amat menarik, adalah dua sistem senso-motorik kecoa yang terpisah dan independen. Jika salah satu sistemnya disabot atau dimatikan, sistem yang lain masih tetap aktif dan berfungsi. Juga kecoa yang dipotong kepalanya, masih bereaksi secepat semula. Berikut hal-hal yang bisa dilakukan kecoa yang mungkin belum anda ketahui : •Kecoa tahan radiasi nuklir Penelitian terakhir dari Iowa University, AS, menemukan bahwa kecoa tahan terhadap radiasi hingga 105.000rems ( manusia hanya tahan bila tekena radiasi kurang dari 800 rems ) Sel-sel kecoa membelah hanya pada saat siklus molting, sekitar sekali seminggu. Maka mereka bersifat sensitif pada radiasi hanya sekitar 48 jam, atau 1/4 minggu. Manusia memiliki darah dan immune stem-cell yang membelah secara konstan. Dengan radiasi bom nuklir, semua manusia akan mati, namunhanya 1/4 dari kecoa yang akan bertahan hidup. Yang menarik, Mythbusters melakukan tes dan ternyata kecoa dapat hidup pada intensitas radiasi 10x yang dibutuhkan untuk membunuh manusia. Jadi..terjadi bencana atom atau serangan nuklir di muka Bumi, maka manusia yang akan musnah dan kecoa yang berkuasa. •Kecoa mampu hidup tanpa kepala Kehebatan kecoa yg lain yaitu kecoa masih mampu bertahan hidup walau kepalanya sudah tidak ada. Ini karena kecoak gak perlu otak sebagai alat pengendali gerak tubuhnya, kecoa juga gak butuh kepala buat bernapas, dan kehilangan kepala juga gak membuat dia kehabisan darah. kehilangan kepala hanya menyebabkan kecoa kehilangan arah (karena sungut dan matanya terletak di kepala) dan tidak bisa makan yang menyebabkannya matikelaparan dalam waktu hingga 30 hari setelah kepalanya terlepas •Kecoa tahan banting Kehebatan lainnya, kecoa termasuk spesies serangga "tahan pukul." Jika tidak sampai hancur atau menjret, kecoa bisa menahan benturan dan mampu bertahan hidup walau menderita luka. Memang mekanisme pertahanan akan merespons pukulan dengangerakan diam seolah mati, tapi setelah itu ia akan melarikan diri. Ketahanan tubuhnya terhadap benturan disokong oleh lapisan pelindung di sekujur tubuhnya. jadi kalo agan bunuh kecoa cuman di geplak doang trus kecoanya diem gak gerak, itu belum tentu mati tuh kecoanya, tapi jgn juga dipukul sampai menjret juga yaa. Krna itu berbahaya.

0 komentar:

Posting Komentar

Welcome

The Gen DoeD in Here Anything You Can Find

Arsip Blog

Kategori

Ruang Komunikasi

luthfieaziz11ipa3.2012@gmail.com
semoga bermanfaat! Salam Damai!

Jumat, 10 Mei 2013

Mengungkap Sisi Lain dari Kecoa

Hewan kotor, paling dikakuti manusia karena faktor ”jijik” terutama pada kaum wanita, sering kali manusia menganggap mahkluk yang satu ini hanya sebagai ”pengganggu”, tetapai alangkah baiknya jika kita juka melihatSisi Lain dari makhluk ini tentunya hal-hal yang bisa mengejutkan anda, bahwa setiap mahkluk selalu mempunyai kebihan tersendiri... Makhluk yang satu ini memiliki berbagai keunggulan unik yang tak dimiliki mahkluk lain. Mahkluk ini diperkirakan sudah ada sejak 300juta tahun yang lalu, bahkan sebelum Dinosaurus ada (Dinosaurus diperkirakan adasekitar 65 juta tahun yang lalu). Ketika Dinosaurus musnah mahkluk satu ini tetap bertahan hidup, hingga kini. Para ahli bahkan memperkirakan, jika terjadi bencana atom di muka bumi, mahkluk ini kemungkinan dapat bertahan hidup. Mengejutkan bukan?? This Is Kecoa. Sistem Motorik Pada Kecoa Salah satu yang menarik perhatian para peneliti, adalah sistem saraf motorik kecoa. Sejak lama diketahui, binatang yang dianggaphina dan cuma menjadi pengganggu manusiaitu, memiliki kecepatan reaksi amat mengagumkan, untuk meloloskan diri dari bahaya. Rahasianya terletak pada sistem sarafdan sistem gerak motorik kecoa. Serangga ini,dalam sejarah evolusinya yang panjang, mengembangkan dua sistem senso-motorik yang independen. Dalam arti, keduanya dapat berfungsi berbarengan, atau juga berfungsi masing-masing tanpa tergantung sistem yanglain. Sistem senso-motorik yang pertama berada dibagian kepala, dengan dua antena yang berfungsi sebagai penala getaran. Dan yang kedua di bagian kaki belakang yang menerus ke bagian perut, dengan rambut-rambut halus, yang juga berfungsi serupa antena. Penelitian Prof. Christopher Comer, ahli saraf dari Universitas Illinois di Chicago AS, menunjukan kecepatan lari kecoa sebetulnya tidak mengagumkan, yakni hanya sekitar limakilometer per jam. Tapi yang sangat mengagumkan, adalah kecepatan reaksi sistem senso-motorikny ­a dalam menanggapirangsangan dari luar. Jika sistem penala getaran di kaki belakang atau antena di kepala mendapat rangsangan tiba-tiba, reaksinya terjadi hanya dalam waktu 15 sampai 20 milidetik. Atau lebih cepat dari kedipan mata, kecoa sudah lari dan menghilang di bawah lemari atau meja. Bandingkan dengan kecepatan reaksi otak manusia, yang memerlukan waktu sekitar 200 milidetik, untuk menanggapi rangsangandari luar. Dengan kecepatan reaksi terhadap rangsangan yang luar biasa ini, sudah mencukupi bagi kecoa yang memiliki kecepatan lari hanya lima kilometer per jam, untuk dapat melepaskan diri dari segala bahaya. Yang juga amat menarik, adalah dua sistem senso-motorik kecoa yang terpisah dan independen. Jika salah satu sistemnya disabot atau dimatikan, sistem yang lain masih tetap aktif dan berfungsi. Juga kecoa yang dipotong kepalanya, masih bereaksi secepat semula. Berikut hal-hal yang bisa dilakukan kecoa yang mungkin belum anda ketahui : •Kecoa tahan radiasi nuklir Penelitian terakhir dari Iowa University, AS, menemukan bahwa kecoa tahan terhadap radiasi hingga 105.000rems ( manusia hanya tahan bila tekena radiasi kurang dari 800 rems ) Sel-sel kecoa membelah hanya pada saat siklus molting, sekitar sekali seminggu. Maka mereka bersifat sensitif pada radiasi hanya sekitar 48 jam, atau 1/4 minggu. Manusia memiliki darah dan immune stem-cell yang membelah secara konstan. Dengan radiasi bom nuklir, semua manusia akan mati, namunhanya 1/4 dari kecoa yang akan bertahan hidup. Yang menarik, Mythbusters melakukan tes dan ternyata kecoa dapat hidup pada intensitas radiasi 10x yang dibutuhkan untuk membunuh manusia. Jadi..terjadi bencana atom atau serangan nuklir di muka Bumi, maka manusia yang akan musnah dan kecoa yang berkuasa. •Kecoa mampu hidup tanpa kepala Kehebatan kecoa yg lain yaitu kecoa masih mampu bertahan hidup walau kepalanya sudah tidak ada. Ini karena kecoak gak perlu otak sebagai alat pengendali gerak tubuhnya, kecoa juga gak butuh kepala buat bernapas, dan kehilangan kepala juga gak membuat dia kehabisan darah. kehilangan kepala hanya menyebabkan kecoa kehilangan arah (karena sungut dan matanya terletak di kepala) dan tidak bisa makan yang menyebabkannya matikelaparan dalam waktu hingga 30 hari setelah kepalanya terlepas •Kecoa tahan banting Kehebatan lainnya, kecoa termasuk spesies serangga "tahan pukul." Jika tidak sampai hancur atau menjret, kecoa bisa menahan benturan dan mampu bertahan hidup walau menderita luka. Memang mekanisme pertahanan akan merespons pukulan dengangerakan diam seolah mati, tapi setelah itu ia akan melarikan diri. Ketahanan tubuhnya terhadap benturan disokong oleh lapisan pelindung di sekujur tubuhnya. jadi kalo agan bunuh kecoa cuman di geplak doang trus kecoanya diem gak gerak, itu belum tentu mati tuh kecoanya, tapi jgn juga dipukul sampai menjret juga yaa. Krna itu berbahaya.

 
Template Indonesia | The Gen DoeD
Damn! I Love Indonesia